Kontroversi di Balik Video Tangisan Ria Ricis di Tanah Suci

Tangisan Ria RicisRia Ricis, seorang selebriti dan konten kreator ternama di Indonesia, bersama suaminya Teuku Ryan, sedang menjalani ibadah umrah di tengah merebaknya isu-isu keretakan dalam rumah tangga mereka. Namun, apa yang seharusnya menjadi momen keagamaan dan introspeksi pribadi, justru berubah menjadi kontroversi setelah Ria Ricis membagikan video dirinya menangis saat berdoa di depan Ka’bah.

Sebelumnya, Ricis sudah sering mendapat kritik karena dianggap terlalu sering membawa masalah pribadinya ke ranah media sosial. Kali ini, setelah video tangisannya diunggah oleh akun Instagram @rumpi_gosip, netizen memberikan respons negatif, menyatakan bahwa Ricis terlalu mengkontenkan kesedihannya untuk mendapatkan perhatian.

Dalam video tersebut, terlihat Ria Ricis dengan sangat khusyuk berdoa di depan Ka’bah. Wajahnya terlihat sendu, mata yang berkaca-kaca, dan terlihat menundukkan kepala seolah sedang menangis. Mata yang merah dan sembab membuat netizen menduga bahwa Ricis baru saja menangis. Namun, reaksi netizen bukanlah simpati melainkan protes.

Beberapa netizen menyatakan bahwa Ria Ricis terlalu dramatis dalam mengekspresikan kesedihannya dan dianggap memanfaatkan momen ibadah untuk mendapatkan perhatian. Salah satu netizen dengan akun @bet*** menyampaikan kritik, “Lebay. Jual kesedihan. Kalau ibadah tuh pure ibadah. Ga usah dipamerkan. Lagi doa, pamer. Lagi nangis, pamer. Heran. Yang seharusnya khusyuk malah dikontenin.”

Selain itu, ada juga netizen yang menyayangkan bahwa segala sesuatu, termasuk momen ibadah, harus diunggah di media sosial. Akun @adi*** menambahkan, “Semua dikontenkan. Sedih dikontenkan, sakit dikontenkan, semua dikontenkan.” Mereka mengkritik bahwa momen keagamaan seharusnya menjadi hal yang lebih pribadi dan tidak perlu dijadikan konten untuk diperbincangkan di dunia maya.

Kritik terhadap Ria Ricis tidak hanya berfokus pada konten media sosialnya yang dianggap berlebihan, tetapi juga sebagian netizen merasa bahwa perilakunya ini dapat merusak makna ibadah umrah itu sendiri. Ibadah umrah, sebagai bentuk kegiatan keagamaan, seharusnya dilakukan dengan tulus dan ikhlas, tanpa perlu memamerkan atau mengumbar kesedihan di hadapan kamera.

READ  Paniki, Kelezatan Unik Dari Kuliner Khas Minahasa

Namun, sisi lain dari kontroversi ini juga mencerminkan realitas dunia selebriti dan pengaruh media sosial di dalamnya. Para selebriti seringkali berada di bawah sorotan terus-menerus dan diharapkan untuk terbuka terkait kehidupan pribadi mereka. Meskipun netizen mengkritik, banyak pula yang tetap mengikuti dan memberikan dukungan pada apa pun yang dibagikan oleh para selebriti.

Penting untuk diingat bahwa media sosial seringkali menjadi dunia yang kompleks, di mana batasan antara kehidupan pribadi dan publik menjadi kabur. Ria Ricis, sebagai seorang influencer, mungkin merasa tekanan untuk terus terhubung dengan penggemar dan membagikan momen-momen kesehariannya. Namun, sejauh mana seorang selebriti harus membuka kehidupan pribadinya, terutama dalam konteks keagamaan, tetap menjadi pertanyaan yang patut dipertimbangkan.

Seiring berlanjutnya diskusi di media sosial, ibadah umrah Ria Ricis bersama Teuku Ryan menjadi sorotan, bukan hanya sebagai momen keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari narasi yang terus berkembang dalam kehidupan selebriti di Indonesia. Tentu saja, bagaimana selebriti menanggapi respons netizen terhadap momen pribadi mereka di media sosial juga menjadi bagian dari narasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *