Pernikahan Bahagia Berubah Menjadi Tragedi: Pengantin Berbicara tentang Kebakaran yang Mengguncang Irak Utara

News, Trending81 Dilihat

Pengantin baru dari Al-Hamdaniyah, Irak, berbicara tentang momen mengerikan yang mereka alami dalam pernikahan mereka yang berubah menjadi tragedi beberapa hari yang lalu. Dalam wawancara eksklusif dengan “Sky News,” Rivan (27 tahun) dan istrinya Hanin (18 tahun) menceritakan perasaan mereka setelah mengalami kebakaran mengerikan yang terjadi selama perayaan pernikahan mereka di provinsi Nineveh, Irak utara.

Rivan mengatakan bahwa ia kehilangan 15 anggota keluarganya dalam kebakaran tersebut, sementara Hanin mengalami kehilangan 10 kerabat, termasuk ibunya dan saudaranya. Ayah Hanin juga berada dalam kondisi kritis. Mereka merasa bahwa mereka tidak lagi bisa tinggal di kampung halaman mereka karena tragedi ini. Rivan berkata, “Setiap kali kami mencoba merasakan kebahagiaan, ada sesuatu yang mengerikan yang menghancurkan semuanya. Oleh karena itu, lebih baik bagi kami untuk pergi.”

Rivan juga menjelaskan bagaimana kebakaran terjadi. Ia merasa bahwa kebakaran dimulai dari atap gedung. Ketika tarian mereka berlangsung, listrik padam, dan ketika kembali, langit-langit tiba-tiba terbakar. Orang-orang berteriak dan berusaha melarikan diri.

Momen mengerikan ini terlihat dalam video yang menunjukkan pengantin sedang menari sementara benda yang terbakar jatuh dari langit-langit. Rivan mencoba mengevakuasi istrinya yang tidak bisa berjalan karena gaun pengantinnya terlalu besar.

Selain itu, Rivan mengungkapkan bahwa tidak ada pemadam kebakaran yang berfungsi di dalam gedung itu, dan kembang api yang digunakan dalam pernikahan itu ternyata sangat berbahaya.

Kementerian Dalam Negeri Irak telah menyelidiki kebakaran ini dan mengumumkan bahwa jumlah korban tewas mencapai 107 orang, dengan 82 orang lainnya luka-luka. Penyebab utama kebakaran adalah kembang api yang meledak di dalam gedung pernikahan yang dibungkus dengan bahan yang mudah terbakar.

READ  Fakta Unik: Hiu Kehilangan Lebih dari 6000 Gigi Setiap Tahun

Kejadian tragis ini telah mengguncang masyarakat setempat dan mengingatkan kita semua akan pentingnya keselamatan dalam perayaan-perayaan besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *